![]() |
Ketua DPD LDII Kota Tanjungpinang |
Waktu bergulir dengan cepatnya. Detik demi detik, hari
demi hari, jumat berganti jumat berikutnya (perasaan kemarin baru jumatan,
sudah hari jumat lagi), bulan berganti tahun, tak terasa kita berada di
bulan Ramadhan. Rasanya baru kemarin
kita berpuasa di Bulan Ramadhan dan berlebaran, sekarang sudah di Bulan Ramadhan , Lebaranpun sudah menghampiri dalam hitungan hari. MasyaAllah!
Tanda-tanda kiamat makin kental dengan cepatnya waktu berlalu. Sebagaimana kita
ketahui salah satu tanda bahwa mendekati kiamat/kiamat sudah dekat adalah
terasa cepatnya waktu berlalu, selain tanda-tanda yang lain seperti makin
banyaknya gedung menjulang tinggi,
Bagi kita warga LDII, Menjumpai bulan Ramadhan berarti
kita mendapat kesempatan mendapat lipatan pahala besar. Namun juga lipatan dosa
yang lebih besar dibandingkan dilakukan di luar bulan Ramadhan. Reward dan
punishment yang sama besarnya, seperti dijelaskan dalam sabda Rasulullah
SAW bersabda: “… takutlah kalian pada
bulan Ramadhan, maka sesungguhnya kebaikan dilipat-gandakan pada bulan Ramadhan
tidak seperti dalam bulan-bulan lainnya, begitu juga kejelekan (juga
dilipat-gandakan)”. (Hadist riwayat Thabrani). Puasa Ramadhan adalah sebuah
kewajiban bagi seorang muslim yang sudah akil baligh. Agama Islam dibangun atas
lima perkara (Rukun Islam) dan salah satunya adalah berpuasa Ramadhan. Berpuasa
merupakan perwujudan ketaatan menunaikan perintah Allah SWT sebagai pribadi
mukmin.
Kewajiban berpuasa ini sudah diwajibkan sejak dahulu kepada orang-orang
sebelum kita. .Rasulullah s.a.w bersabda: “Allah berfirman: Setiap amalan Anak
adam adalah untuknya kecuali puasa. Maka sesungguhnya puasa itu untukku, aku
sendiri langsung membalasnya …”.
Bagaimana agar Puasa Ramadhan kita berbuah Pengampunan Allah Dengan
berpuasa Ramadhan kita berpotensi mendapat maghfirah/pengampunan dari Allah SWT
apabila puasa kita dilandasi keimanan dan mencari pahala. Berpuasa hakekatnya
bukan sekedar menahan lapar dan haus saja tanpa landasan, tapi harus
betul-betul dilandasi keimanan dan mencari pahala dari Allah SWT. Bukan karena
berharap pujian atau sanjungan, pamer, dan niat-niat tidak karena-Allah
lainnya. مَنْ
صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَ Barangsiapa
yang berpuasa karena iman dan karena berharap pahala, maka diampuni semua
dosanya yang telah lewat. Rasulullah SAW pernah mengingatkan bahwa banyak umat
Islam yang puasa namun hasilnya hanya lapar dan haus. Artinya puasa yang kita
kerjakan dengan susah payah itu hanya sekedar menahan lapar dan dahaga.
Rasulullah SAW. bersabda: “Banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahala
puasanya kecuali lapar, dan banyak orang yang shalat malam tidak mendapatkan
pahala shalatnya kecuali lelah melek . Jadi ada beberapa hal yang dapat membuat
puasa kita hanya sekedar “menahan lapar dan haus” saja, seperti dijelaskan
dalam hadits-hadis artinya yakni:
berkata atau berbuat dusta/bohong, berkata/berbuat cabul, berbuat bodoh
(melanggar aturan-aturan agama), dan bertengkar. MARI, kita sama-sama berusaha
Raih 5 Sukses Ramadhan. Bulan Ramadhan yang hanya terjadi satu bulan saja dalam
setahun. Ramadhan adalah bulan penuh rohmat & kemuliaan, penuh berkah,
lipatan pahala, dan ampunan dosa. Kita harus punya target meraih kesuksesan di
Bulan Ramadhan ini. Kami ketua DPD LDII mengajak untuk bersama-sama meraih 5
sukses di Bulan Ramadhan ini, yakni :
Sukses Puasa.
Usahakan puasa kita tidak
bocor tanpa udzur dan berusaha menjauhkan diri terhadap
larangan-larangan/hal-hal yang membatalkan puasa.
Sukses Sholat Tarawih
Sebulan penuh usahakan kita bisa melaksanakan sholat tarawih, tidak
belang-bentong.
Sukses Membaca Alqur’аn
Yang sudah lancar membaca al-Quran
usahakan minimal tamat/khatam satu kali, bagi yang masih belajar usahakan jadi
lancar. Bukankah bagi yang masih belajar malah dapat pahala dua kali lipat
daripada yang sudah lancar.
Sukses Lailatul Qodar
Di sepuluh malam yang
terakhir kita usahakan mencari malam qodar baik dengan beritikaf di masjid
ataupun di mana-mana tempat. Pahala itikaf hanya diperoleh di masjid, adapun
pahala malam qadar bisa kita peroleh dimana-mana tempat baik di musholla maupun
di rumah, namun biasanya kalau di rumah godaannya lebih besar.
Sukses Zakat
Fitrah
Kewajiban zakat jangan sampai terlewat baik tua maupun muda, kaya
ataupun miskin, dewasa ataupun anak-anak bahkan bayi yang baru lahir semua
terkena kewajiban zakat. Pahala di bulan Ramadhan kita akan melayang-layang di
langit apabila belum menunaikan kewajiban zakat ini.
Semoga kita diberi
kekuatan, keshobaran, Rezeqi, keamanan, keselamatan, kelancaran, kebarokahan
serta berhasil meraih 5 SUKSES di atas, serta dapat menghayati makna puasa
ramadhan sehingga kita dapat bermetamorfosis menjadi pribadi yang lebih baik
pasca melewati pemusatan latihan selama Bulan Ramadhan…aamiin. Ungkap Hamzah Farid di hadapan ratusan warga
LDII Kota Tanjungpinang pada solat teraweh pertama Ramadan di Masjid
Hidayatullah Kota Tanjungpinang dalam
memberikan ceramah agama.
humas DPD LDII Kota Tanjungpinang
![]() |
Jamaah Tarawih |
![]() |
Sholat Tarawih |
![]() |
Tadarus Bersama |
No comments:
Post a Comment